Blog

  • Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Kadiv Humas Polri Ajak Hadapi Tantangan dengan Semangat dan Optimisme Sambut Tahun Baru 2026,

    Memasuki awal Tahun Baru 2026, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan penuh harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

    Dalam momentum pergantian tahun ini, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak semua pihak untuk menjadikan tahun baru sebagai titik awal memperkuat semangat, memperbarui tekad, dan menumbuhkan optimisme dalam menjalani kehidupan.

    “Semoga di tahun baru ini kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kekuatan untuk melangkah maju menghadapi setiap tantangan dengan penuh semangat,” ungkapnya.

    Ia menekankan bahwa tahun baru bukan sekadar pergantian angka, tetapi juga kesempatan untuk terus memperbaiki diri, mempererat kebersamaan, dan meningkatkan kepedulian satu sama lain. Dengan semangat persatuan dan kerja sama, berbagai tantangan diyakini dapat dihadapi bersama.

    Kadiv Humas Polri juga berharap Tahun 2026 membawa keberkahan, kedamaian, serta semangat pengabdian yang lebih kuat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

    Mengakhiri pesannya, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengajak seluruh elemen bangsa untuk melangkah di tahun yang baru dengan pikiran positif, hati yang tulus, dan tekad yang kuat, demi Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

     

     

  • Begini Kadivhumas Polri Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Begini Kadivhumas Polri Saat Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).


    Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

    Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
    “Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
    Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
    Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
    “Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
    Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
    “Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
    Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
    “Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
    Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
    “Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
    Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.

  • Kadivhumas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Kadivhumas Polri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 25 Personel Divisi Humas

    Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).


    Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.

    Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
    “Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
    Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
    Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
    “Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
    Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
    “Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
    Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
    “Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
    Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
    “Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
    Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.

  • Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat, Kadivhumas Tekankan Posisi Vital Fungsi Humas Polri

    Pimpin Upacara Laporan Kenaikan Pangkat, Kadivhumas Tekankan Posisi Vital Fungsi Humas Polri

    Jakarta – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin upacara laporan kenaikan pangkat personel Divisi Humas Polri yang berlangsung di Aula Rastra Sewakottama, Gedung Divhumas Polri, Jakarta, Rabu (31/12/2025).


    Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama Divhumas Polri serta perwakilan personel. Pada periode 1 Januari 2026, tercatat sebanyak 25 personel Divisi Humas Polri memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi.
    Dalam amanatnya, Kadivhumas menegaskan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat diraih oleh seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan semata hasil kerja individu, melainkan juga tidak terlepas dari doa serta dukungan keluarga.
    “Naik pangkat merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan, karena tidak semua personel mendapatkan kesempatan tersebut. Kenaikan pangkat ini juga bukan semata-mata hasil usaha pribadi, tetapi karena doa dan dukungan keluarga serta orang-orang terdekat,” ujar Sandi.
    Ia mengingatkan para personel yang menerima kenaikan pangkat agar tidak melupakan peran keluarga serta menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pengabdian kepada institusi.
    Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol Sandi juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Divisi Humas Polri sepanjang tahun 2025 yang dinilainya berjalan baik dan lancar. Menurutnya, berbagai capaian dan prestasi kehumasan turut berperan penting dalam menyampaikan kinerja Kepolisian secara utuh kepada masyarakat.
    “Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan Divisi Humas Polri berjalan dengan baik dan berhasil membantu menyampaikan kerja-kerja Kepolisian kepada publik,” katanya.
    Lebih lanjut, Kadivhumas menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi institusi Polri. Setiap aktivitas Kepolisian, kata dia, harus dapat dikelola dan disampaikan secara optimal kepada masyarakat melalui kerja-kerja kehumasan yang terukur dan kreatif.
    “Apa pun kegiatan Kepolisian, humas wajib menyampaikannya kepada masyarakat. Jika belum tercapture dengan baik, berarti kita belum bekerja secara maksimal,” tegasnya.
    Menanggapi dinamika di ruang publik, Irjen Pol Sandi menyebut bahwa pro dan kontra merupakan hal yang wajar. Namun demikian, setiap kritik maupun komentar negatif harus dimitigasi secara profesional agar tidak berdampak buruk terhadap citra institusi.
    “Komentar negatif pasti ada, tetapi harus kita mitigasi agar menjadi netral atau bahkan positif. Hal-hal baik yang sudah dikerjakan harus terus kita angkat,” katanya.
    Menutup amanatnya, Kadivhumas mengajak seluruh personel Divisi Humas Polri untuk terus bekerja secara kolaboratif, menghindari ego sektoral, serta menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih.
    “Mari kita bekerja dan bekerja sama lintas satuan kerja. Jangan cepat berpuas diri atas apa yang sudah kita capai, tetapi jaga, pertahankan, dan tingkatkan,” pungkasnya.
    Dalam upacara tersebut, 25 personel Divisi Humas Polri menerima kenaikan pangkat dengan rincian tujuh personel dari AKBP ke Kombes Pol, empat personel dari Kompol ke AKBP, dua personel dari Iptu ke AKP, delapan personel dari Ipda ke Iptu, satu personel dari Bripka ke Aipda, dua personel dari Briptu ke Bripka, serta satu personel dari Bripda ke Briptu.

  • Kapolri Ungkap Tantangan 10 Tahun ke Depan: Cuaca Ekstrem, Dampak AI, hingga Perang Siber

    Kapolri Ungkap Tantangan 10 Tahun ke Depan: Cuaca Ekstrem, Dampak AI, hingga Perang Siber

    Kapolri Ungkap Tantangan 10 Tahun ke Depan: Cuaca Ekstrem, Dampak AI, hingga Perang Siber

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam paparannya, Kapolri menegaskan berbagai capaian Polri serta komitmen mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Kapolri turut menyinggung duka nasional akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Polri mengerahkan personel serta sarana prasarana, seperti dapur lapangan, water treatment, pesawat, dan helikopter untuk membantu mitigasi bencana serta percepatan pemulihan wilayah terdampak.

    Terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri melaksanakan Operasi Lilin 2025 dengan melibatkan 146.701 personel gabungan dan mendirikan 2.903 pos pengamanan dan pelayanan. Operasi ini menyasar 44.436 objek vital, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata.

    Di akhir rilis, Kapolri mengakui kinerja Polri belum sepenuhnya sempurna. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta menegaskan komitmen Polri untuk terus berbenah melalui dukungan, kritik, dan koreksi publik.

  • Rilis Akhir Tahun 2025 Kapolri: Soroti Capaian Polri, Penanganan Bencana, dan Pengamanan Nataru

    Rilis Akhir Tahun 2025 Kapolri: Soroti Capaian Polri, Penanganan Bencana, dan Pengamanan Nataru

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Dalam paparannya, Kapolri menegaskan berbagai capaian Polri serta komitmen mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Kapolri turut menyinggung duka nasional akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Polri mengerahkan personel serta sarana prasarana, seperti dapur lapangan, water treatment, pesawat, dan helikopter untuk membantu mitigasi bencana serta percepatan pemulihan wilayah terdampak.

    Terkait pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polri melaksanakan Operasi Lilin 2025 dengan melibatkan 146.701 personel gabungan dan mendirikan 2.903 pos pengamanan dan pelayanan. Operasi ini menyasar 44.436 objek vital, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata.

    Di akhir rilis, Kapolri mengakui kinerja Polri belum sepenuhnya sempurna. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta menegaskan komitmen Polri untuk terus berbenah melalui dukungan, kritik, dan koreksi publik.

  • Semangat Berbagi Polwan Polda Metro Bagikan Roti hingga Mineral untuk Massa Buruh

    Semangat Berbagi Polwan Polda Metro Bagikan Roti hingga Mineral untuk Massa Buruh

    Polwan Polda Metro membagikan roti hingga air mineral untuk massa buruh.

    Jakarta – Aliansi massa dari kelompok buruh menggelar unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) hari ini. Polwan Polda Metro Jaya membagikan roti hingga air mineral untuk massa buruh yang berdemo.
    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan pelayanan unjuk rasa ini melibatkan 350 personel gabungan. Susatyo menyebut Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan humanis agar aksi berjalan tertib.

    “Dengan pendekatan humanis, kami berharap kegiatan unjuk rasa dapat berlangsung lancar, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum,” jara Susatyo dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengajak masyarakat sama-sama menjaga ketertiban. Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan darurat call center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
    “Layanan 110 siaga 24 jam dan dapat dimanfaatkan masyarakat bila membutuhkan bantuan atau melihat potensi gangguan kamtibmas,” tuturnya.

    Polwan Polda Metro membagikan roti hingga air mineral untuk massa buruh. (Foto: dok. Istimewa)
    Tuntutan Buruh
    Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi di Jakarta Pusat (Jakpus). Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, memprotes soal upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK) di Jawa Barat (Jabar).

    “Aksi ini adalah aksi damai dan konstitusional. Mereka menyuarakan satu hal saja, mengembalikan nilai kenaikan upah minimum sektoral kabupaten/kota atau UMSK di 19 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang diubah, dihilangkan, dikurangi oleh Gubernur Jawa Barat,” kata Said Iqbal kepada wartawan, Selasa (30/12).

    Dia meminta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menetapkan upah sesuai rekomendasi dari bupati dan wali kota. Dia berharap protes massa buruh bisa ditindaklanjuti.

    “Jadi kita minta semua rekomendasi bupati/wali kota se-Jawa Barat di 19 kabupaten/kota itu dikembalikan nilainya, kenaikan UMSK 2026 sesuai dengan rekomendasi bupati/wali kota setempat,” ujarnya.

    Dia menilai Gubernur Jabar melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam aturan itu, katanya, UMSK tidak bisa diubah oleh Gubernur.

    “Nilai UMSK yang sudah direkomendasikan para bupati/wali kota tidak boleh diubah oleh KDM,” sebutnya.

    Dia meminta pemerintah pusat turun tangan terkait upah di Jabar. Dia meminta pemerintah pusat mendesak KDM menetapkan upah minimum di kabupaten/kota sesuai rekomendasi bupati/wali kota.